WORKSHOP GURU WALI
NGUNTORONADI - Guru Wali adalah guru mata pelajaran di jenjang SMP dan SMA/SMK yang diberi tugas khusus untuk mendampingi dan membimbing murid secara personal, holistik, dan berkelanjutan mulai dari awal masuk sekolah hingga lulus. Dasar hukum utama penugasan Guru Wali diatur dalam Permendikdasmen No. 11 Tahun 2025 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru. Untuk lebih memantapkan peran Guru Wali SMA Negeri 1 Nguntoronadi, pada hari Selasa, 24 September 2026 diadakan workshop dengan mengusung tema "Mendorong Pendampingan Siswa yang Efektif dan Berdampak". Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Lab. Fisika SMA Negeri 1 Nguntoronadi dengan diikuti seluruh guru SMA Negeri 1 Nguntoronadi. Workshop dimulai pada pukul 09.00 dan berakhir pada pukul 14.00.
Bertindak sebagai narasumber adalah Bapak Faisal Imam Prasetyo, S.Pd.,Gr. Bapak Fais-(begitu beliau akrab disapa)-adalah seorang mentor BPI (Tim FATHER), trainer komunikasi dan motivasi NYALA INSPIRASI, Mind Development Coacah dan Mentor, Self and General Hypnotherapist, dan guru Biologi SMA Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta. Banyak sekali pengalaman dan prestasi yang telah beliau raih.
Pada kegiatan workshop di SMA Negeri 1 Nguntoronadi, Bapak Fais mengisi workshop dengan cara yang menarik dan kreatif. Banyak ice breaking, pertanyaan interaktif, dan candaan yang dilontarkan. Workshop yang berlangsung selama 5 jam terasa menyenangkan. Melalui workshop ini, Bapak/Ibu guru SMA Negeri 1 Nguntoronadi menjadi lebih mengerti dan memahami apa tugas pokok dan fungsi dari Guru Wali. Guru Wali bukan hanya sekedar 'ada', namun harus 'hadir'. Instrumen terbaik Guru Wali bukanlah lembaran kertasnya, melainkan kepedulian yang lahir saat kita mendiskusikan hasilnya bersama murid.
Kedepannya, diharapkan tugas Guru Wali SMA Negeri 1 Nguntoronadi dapat berlangsung lebih efektif dan berdampak terhadap murid. Tugas Guru Wali dapat dijalankan dengan tanggung jawab dan penuh rasa ikhlas. Ada closing statement yang menarik dari Bapak Fais, "Pada saatnya nanti harapan dan doa akan bertemu pada sebuah muara yang sama, keikhlasan."
